Rabu, 25 Juni 2014

pengertian cold rolling

Cold Rolling adalah proses pembentukan dengan cara reduksi, atau pengurangan luas penampang, atau pengurangan penebalan, atau proses pembentukan logam melalui deformasi dengan cara melewatkan logam pada satu pasang roll yang berputar berlawanan arah dengan kondisi logam tanpa pemanasan terlebih dahulu . Pengerjaan dingin mengakibatkan timbulnya distorsi pada butir. Sehingga meningkatkan kekuatan, memperbaiki kemampuan permesinan, meningkatkan ketelitian dimensi, dan menghaluskan permukaan logam. Keuntungan dari pembentukan dingin diantaranya: 􀁸 Tidak dibutuhkan pemanasan 􀁸 Permukaan yang lebih baik 􀁸 Ketelitian yang lebih baik 􀁸 Ukurannya bisa seragam 􀁸 Kekuatan tariknya akan lebih baik dari bahan asalnya Proses pengerolan dapat terjadi apabila besarnya sudut kontak antara rol penjepit dengan pelat yang akan dirol melebihi gaya penekan yang yang ditimbulkan dari penurunan rol pembentuk.Besarnya penjepitan ini dapat mendorong pelat sekaligus pelat dapat melewati rol pembentuk. Proses pengerolan biasanya dilakukan secara berulang-ulang. Aplikasi proses pengerolan berulang ini bertujuan untuk meringankan beban pengerolan. Pengerolan dengan sistem berulang ini akan memberikan pemerataan pembentukan pada seluruh bidang pelat yang mengalami proses pengerolan. Khusus-nya ujung-ujung sisi pelat yang bersentuhan dengan rol pembentuk. Diagram Tegangan Regangan di bawah memperlihat-kan baja karbon rendah yang menjadi bahan dasar pelat lembaran ini memiliki regangan yang besar jika dibandingkan dengan baja carbon tinggi. Regangan ini dapat di putus-putus dengan pengulangan sistem pengerolan. Keuntungan 􀁸 Menghasilkan radius pembentukkan yang menyeluruh 􀁸 Proses kerja pengerolan sederhana sehingga biaya yang dibutuhkan relatif lebih murah. 􀁸 Dapat mengerol berbagai bentuk silinder kecil maupun yang besar. 􀁸 Tenaga pengerolan lebih ringan karena dapat dilakukan secara berulang-ulang 􀁸 Mampu mengerol kerucut secara bertahap 􀁸 Hasil pengerolan merata diseluruh lembaran pelat dan kondisi pelat yang terbentuk tanpa cacat. Finishing proses pengerolan dilakukan dengan berbagai cara. Pengerolan pelat dilakukan untuk menghasilkan bentuk-bentuk silinder sesuai dengan bentuk yang dikehendaki. Proses selanjutnya setelah pelat di rol dilakukan proses penyambungan pelat yang sudah terbentuk kelengkungannya. Penyambungan ini sangat tergantung dari besar kecilnya silinder yang diinginkan. Finishing peroses pengerolan ini menggunakan proses pengecatan pada bagian dinding yang sudah menjadi silinder atau tabung-tabung. Pengecat ini berfungsi untuk antisipasi proses pengkaratan pada dinding tabung atau silinder. Aplikasi penggunaan dari produksi pengerolan ini sangat banyak terutama dalam pembuatan tangki-tangki besar untuk tempat penyimpanan berbagai macam cairan. Bahkan untuk pembuatan boiler bertekanan tinggi juga dapat dihasilkan dari proses pengerolan ini. Pada gambar berikut ini diperlihatkan hasil pengerolan di Industri yang ada di industri. Tangki-tangki yang ada umumnya digunakan sebagai tempat penyimpanan cairan, baik berupa minyak maupun air, atau bahan kimia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar